Oktober 21, 2009...10:07 pm

wartawan tewas di tepi jalan

Lompat ke Komentar

Jenazah Agus Meran Hutapea (25)  tadi sore telah dikebumikan di pekuburan umum Desa Hutagaol Balige,Kabupaten Toba Samosir. Puluhan wartawan terlihat ikut mengantar jenazah Agus yang semasa hidupnya dikenal sebagai wartawan Surat Kabar Aspirasi terbitan Medan.  Agus diduga tewas dibunuh setelah ditemukan tergetak di Jalan Lintas Sumatera Utara (Jalinsum) dini hari Selasa (20/10) . Saat ditemukan ia menderita luka di kepala dan di bagian dada .

Sementara sepeda motor korban no pol BB 5516 BE ditemukan di atas batu-batu padas yang teronggok di pinggir lahan sawah tidak jauh dari lokasi korban. Semula ia diduga sebagai  korban kecelakaan lalu lintas. Namun setelah melihat luka korban, pihak keluarga curiga , sehingga memutuskan jenazah diusung ke RSUD Jasamen Pematang Siantar untuk diotopsi.

Kasus ini telah ditangani Polsek Balige  dengan memeriksa saksi 4 PNS Pemkab Tobasa JS, AH,PM dan SP , yang terlihat terakhir bersama korban di sebuah tempat hiburan Café Roma Sera  di tepi pantai Danau Toba  kawasan Balige. Ditambah 2 orang lainya pegawai Café tersebut LS .Pegawai Café memberi keterangan sempat menyaksika  korban  terlibat adu mulut dengan 2 pengunjung lainnya yang mereka tidak dikenal

Simak juga beritanya di Metro TV edisi Rabu 21/10

& Komentar

  • Dukacita yg dalam atas meninggalnya wartawan Skm Aspirasi, Agus Hutapea.
    Dan salut dgn solidaritas insan pers plus aktivis Lsm beberapa Kabupaten kota.
    Saya cuma numpang lewat dgn saran kiranya berguna.
    Jika ada kecurigaan bhw Agus Hutapea korban pembunuhan maka rekan pers (pun Lsm) agar action untuk coba cari bukti pendukung. Jangan cuma asyik dgn diduga … diduga … Lakukan aksi.
    A) Inventarisir indikasi apa saja ke arah dugaan korban pembunuhan.
    B) dalami setiap indikasi utk memilah, mana target utama, serta pembagian tugas.
    C)Lakukan Investigasi atas indikasi yg ada. Tentukan team. Bila perlu beberapa team dgn pembagian tugas.
    D) hasil investigasi, dibahas bersama. Kemudian disajikan beritanya secara faktual.
    E) Lanjutkan investigasi. Bahas lalu Beritakan lagi. Demikian seterusnya.
    Ini akan menjadi “penekan” kpd aparat utk serius dan prof usut kematian Agus. Selain tentunya, investigasi wartawan bisa menyingkap tabir tewasnya Agus, jika memang korban pembunuhan.
    Mari kita cermati:
    1) Agus pernah beritakan proyek jagung “bermasalah” di Dinas Pertanian Tobasa.
    2) Ini satu indikator yg hrs didalami.
    3) cari data/keterangan sebanyaknya. BAHAS BERSAMA. Jika ada indikasi sbg kasus besar, bentuk team utk investigasi.
    Jika Agus diduga tewas berkaitan dgn pemberitaan, maka dugaan saya begini:
    a* milyaran rupiah dana proyek jagung di Tobasa.
    b* Agus memberitakannya sbg proyek bermasalah.
    c* Ada oknum yg terancam oleh berita koran tsb. Dicoba nego tapi gagal.
    d. Krn terancam maka oknum itu menghabisi Agus.
    Nah dugaan tsb tindak lanjuti dgn investigasi. Hingga diperoleh bukti atau hasil apakah Agus mati krn kecelakaan atau dimatikan dgn kesan kecelakaan.
    Catatan: milyaran rupiah dana proyek jagung. Bgmana pelaksanaannya? Hasilnya apa? Dalami, lalu investigasi. Selamat berjuang rekan sekalian. Jgn cuma demo. Bersatulah dalam waktu, tenaga, pikiran bahkan materi.


Tinggalkan Balasan