
sebastian hutabarat (f: by toba art )
“ Dalam segala lini kita butuh pemimpin , segala lini , ini krisis. …” ucap Sebastian Hutabarat kepada Kabar dari Kampung , Senin (8/6) lalu di lokasi pembangunan Toba Art di Jalan Tarutung Kelurahan Sangkarnihuta,Kecamatan Balige, Kabupaten Toba Samosir .
Maksud Tian, demikian ia biasa kusapa adalah pemimpin yang bisa jadi suri teladan dalam segala hal: menjadi orang pertama berbuat yang terbaik bagi dirinya dan lingkungannya

sampah di danau toba (f:Sebastian Hutabarat)
.”Lihat betapa kotornya pinggiran Danau Toba ini, “ katanya sambil memperlihatkan foto betapa joroknya satu sudut Danau Toba. Penuh sampah. “ Seandainya kita hubungi perusahaan air mineral ini (ia menyebut satu merk). Ini khan sampah hasil produksi anda juga walaupun konsumen yang membuangnya sembarang. Apa kontribusimu untuk membersihkan sampah ini termasuk yang bermerk produk anda, itu yang kita tanyakan,” katanya .
Sebastian yang baru berulang tahun ke-39 ini sendiri sudah berbuat “sedikit.” Ia adalah pioneer bertanam sayur organik di Balige. Mengangkat enceng gondok yang tumbuh liar di tepi Danau Toba di kawasan Balige sekitarnya menumpuknya di samping bangunannya . Ia meramu enceng gondok dengan bermacam-macam daun-daun tanaman liar berwarna hijau menjadi kompos.Untuk memudahkan prosesnya, ia menggunakan mesin diesel penggiling Lalu dibusukkan dengan cara menimbun bahan-bahan kompos ke dalam satu petak lobang dan ditutup dengan plastik. ” Semua daun-daun hijau , masuk diolah kecuali daun pintu, daun jendela,” katanya bercanda.

sayur organik Toba Art (f: sebastian hutabarat)
Kompos ini dipergunakannya untuk memupuk beragam tanaman sayur di tanah kosong sebelah kanan bangunannya. Sayur organik ini sudah memberi hasil dua kali panen. Di lokasi yang disewanya ini dibuat model tumpang sari: , sawi, selada, kangkung , bawang , cabe tampak subur. Kolam ikan mujahir ada beberapa petak serta dua petak kecil ditanami dengan padi.
Harapan Sebastian, ke depan sesuai dengan pemikirannya, maunya petani di Tobasa membuat sistim tumpang sari. Kebutuhan sayur untuk keluarga petani terpenuhi, juga didapat tambahan penghasilan.
Jika anda tertarik, silahkan berkunjung dan rasakan nikmatnya memetik sayur organik milik Sebastian ini , sendiri atau bersama keluarga.

panen sayur organik Toba Art (f: sebastian hutabarat)
Berniat menanam ? Sebastian menyediakan bibit yang sudah tumbuh dalam polybag dan kompos yang dikemas dalam karung plastik.