
jenazah irvan dolok saribu di ugd rshkbp balige
Irvan Dolok Saribu (16) pelajar SMK Yaspor Balige tewas disambar petir , di Desa Hinalang, Kecamatan Balige ,Kabupaten Toba Samosir sekitar pukul 16.30 WIB, Senin (25/8 . Saat kejadian , korban yang berasal dari Desa Sihubak-hubak, Kecamatan Uluan,Kab.Toba Samosir ini -tengah memanen padi di sebuah petak sawah di daerah Bondar Sibatu ,Desa Hinalang , Balige. Ia memanen padi bersama sekitar 8 orang lainnya.
Menurut keterangan M.Marpaung Sekretaris Desa Hinalang kepada Blog ini , korban sehari-harinya kos di rumah warga setempat bernama Tumbur Siahaan.
Keterangan warga lainnya menyebutkan saat kejadian korban yang masih duduk di kelas 1 jurusan otomotif ini tengah mengangkat gabah yang baru dipanen. Cuaca memang mendung. Banyak warga Balige yang mengaku cukup terkejut dengan bunyi petir yang cukup kuat ini.
Warga setempat berusaha memberikan pertolongan dan segera melarikannya ke RS HKBP Balige yang berjarak sekitar 3 Km dari TKP.Namun, nyawanya tidak tertolong lagi. Saat berita ini diposting,pihak pemilik rumah kos dan guru SMK Yaspor mencoba menghubungi keluarga korban via Handphone. Kejadian ini sudah ditangani Polsek Balige.
2 Tanggapan
Agustus 27, 2008 pukul 7:08 am
Turut Berduka Cita atas meninggalnya Irvan Dolok Saribu. Tragis sekali nasibnya, maksud hati mau membantu panen, tapi maut menjemput. Tak terbayangkan perasaan orang tuanya. Semoga keluarga diberi ketabahan dari Tuhan Yang Maha Esa.
Agustus 28, 2008 pukul 4:28 pm
Turut Berduka Cita atas meninggalnya Irvan Dolok Saribu, pelajar SMK Yaspor Balige.
Semoga keluarga diberi ketabahan menghadapi cobaan ini.