Juli 29, 2008...10:50 pm

Bundaran Balige Riwayatmu…

Lompat ke Komentar
 maskot Balige sedang dibangun ,foto 29 Juli 2008

maskot Balige sedang dibangun ,foto 29 Juli 2008

Bundaran Kota Balige yang sedang dikerjakan pekerja bangunan sudah mulai menampakkan ciri sebagai “gerbang kota” dari Jalan Sisingamangaraja XII. Konsep utamanya seperti diutarakan Camat Balige Budiyanto Tambunan: adalah menjadi seperti” bingkai patung Pahlawan Revolusi Mayjen Anumerta DI Panjaitan” bila dilihat dari Jalan Sisingamaraja XII. Pekerjaaan ini adalah hasil hampir tiga minggu.

Pada dua sisi lainnya, dari jalan Patuan Nagari (arah dari Kantor Kejaksaan Negeri Balige) adalah sisi kota sebagai lambang kota pelajar dan sisi dari jalan DI Panjaitan adalah lambang kota agraris.

Pembangunan maskot kota Balige ini, dirancang oleh Dwicore Architectur dan dibiayai oleh PT.Bank Sumut.
Sejak dulu, perencanaan maskot yang dulunya adalah bundaran air mancur, selalu terkendala dengan tegak lurusnya bundaran dengan patung Pahlawan Revolusi DI Panjaitan. Sebab kota Balige juga dikenal luas di Nusantara dengan keberadaan patung pahlawan berdarah Batak Toba bernama lengkap Donald Isac -yang terletak di jantung kota. Kota kecil di tepi pantai Danau Toba ini juga adalah tempat lahir sang Jenderal.

Sayangnya, konsep pembuatan maskot kota yang baru ini hanya mengandalkan kemodernan semata. Tidak mengadopsi konsep ornamen budaya setempat, Batak Toba yang notabene sangat kaya nilai artistiknya.

Terlihat di sisi kota lambang pelajar, keramik berwarna batu alam sudah dipasang. Jelas sangat beda dengan kebiasaan saudara kita di Bali yang selalu mengutamakan ciri lokal. Bagaimana nih, Bank Sumut, masih sempatkah merobahnya? ah jadi bongkar,pasang,bongkar ,pasang lagi nanti. susah.

& Komentar


Tinggalkan Balasan