Sikap Calon Kepala Desa (Kades) Sariburaja Janjimaria, Kecamatan Balige, Kabupaten Tobasa ini memang unik. Disaat Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) , salah satu calon bernama Barita P. Tampubolon , pada penghujung detik pemilihan, ia menyibukkan diri dengan membaca Alkitab. Sedang dua calon lainnya , malah duduk tenang-tenang saja.
Ternyata, Barita , yang juga dikenal mantan Kepala Desa periode sebelumnya memenangi Pilkades yang digelar di gedung serbaguna HKBP Tampubolon Balige, Selasa (15/7).
Setelah menerima ucapan selamat dari warga, ia menyebutkan kemenangan yang diraihnya adalah sebuah kesaksian. ” Tapuji ma Tuhanta (Kita puji Tuhan Kita,pen) Terima kasih kepada semua yang mencintai kami,” katanya .Ia juga mengaku , setibanya di gedung ini pada pagi hari, ia langsung bersujud lalu berdoa.
Barita P. Tampubolon (lambang pisang) mendulang terbanyak dengan 261suara. Dikuti Edward Tampubolon (Jagung) 214 suara dan Hulman Tampubolon (Padi) 84 suara.
Memonitor Pilkades ini hadir unsur Muspika setempat , Camat Balige Budiyanto Tambunan,SE, Kapolsek Balige AKP Henry Sinaga , Danramil 17 Balige Kapten (Inf) P.Siahaan dan Kabag Tapem Setdakab Tobasa Drs.RWSS Hutapea.
Sejumlah petugas dari Polsek, Koramill Balige dan Satpol PP Pemkab Tobasa juga tampak berjaga-jaga. Panitia Pemilihan yang diketuai St.UngkapTampubolon harus bekerja ekstra sebab banyak mendapat protes dari warga dan saksi calon Kades. Tetapi mereka dapat mengatasi dengan cara melibatkan kesepakatan ketiga calon .
Atas kesepakatan calon dan panitia juga , semua warga yang memberikan suara , diberikan jatah nasi bungkus di pintu keluar. Semua warga tampak hepi. Pemungutan suara ditutup pukul 14.00 WIb. . Selama perhitungan, Calon Kades Edward Tampubolon dan Barita P. Tampubolon adalah yang paling tampak menonjol.
Dari pemilih yang terdaftar sebanyak 737, yang hadir 570, tidak hadir 167 . Suara Batal 11.

1 Komentar
Juli 17, 2008 pukul 7:52 am
Saat ini, semakin banyak berita dari hitaan akan semakin bagus. blog ini diharapkan akan menjadi salah satu media untuk bertukar ide demi membangun kampung halaman.
Seperti namanya “kabar dari kampung “, semoga blog ini tetap eksis dan menjadi kami serasa tetap berada di bona pasogit.
Maju terus …..